_SAHABAT_
Sahabat ??? Dimanapun kita berada kita pasti memerlukan sahabat …
Kata sahabat adalah sebuah kata yang menandakan bahwa manusia adalah makhluk sosial namun demikian besar arti sebenarnya dari sebuah persahabatan sehingga membuatnya begitu berarti. kadang sahabat dapat membuat hari-hari yang kita lalui benar-benar indah dan memiliki banyak cerita, namun kadang juga sahabat membuat kenangan terburuk untuk kita sepanjang hidup.
Tetapi kadang kala juga sahabat bisa berakhir indah atau bisa juga buruk, saya mungkin punya sebuah persepsi bahwa persahabatan tidak boleh diakhiri dengan sebuah kata cinta, dan persepsi itu dah menjadi prinsip semenjak saya mengenal arti persahabatan.
Untuk saya sahabat adalah sahabat, dan sahabat terbaik adalah sahabat yang tau kapan dia atau kita membutuhkannya.
Tapi banyak juga sahabat yang tidak bisa balas budi, mereka hanya datang di kala membutuhkan dan juga bisa menghianati kita. Untuk itu teman berhati-hatilah dengan sahabatmu, karena semua sahabat belum tentu baik. Sahabat adalah yang bisa mengerti kita di saat kita sedang berduka maupun senang, mereka selalu datang kapan saja tanpa harus kita panggil.
Suatu saat sahabat bisa membuat kita terpecah belah di karenakan cinta. Hanya gara-gara perselisihan sedikit tentang cinta, mereka pergi …
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi
persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan
bertumbuh bersama karenanya…
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi
membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan
diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,
diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,
namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan
dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan
untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya
ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,
tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan
dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha
pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita
membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi
mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih
dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan
dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,
karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,
namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun
ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Ada perbedaan antara berteman/berkawan dengan bersahabat. Berteman
biasanya hanya sekedar saling kenal.Itupun tidak sampai mendalam sekali
dan tingkat kedekatannya pun sedikit. Sedangkan bersahabat, selain
saling mengenal secara mendalam dan interaksinya dekat sekali, juga
terjadi saling mempengaruhi secara nilai.
Itulah sebabnya ada ungkapan, silakan berteman dengan siapa saja tapi
bersahabat tidak boleh dengan sembarang orang.
Islam memberikan panduan bagaimana memilih sahabat dan bagaimana cara
mempergaulinya. Kata kunci dalam memilih adalah suka dan tidaknya semata hanya karena Allah Ta'ala bukan karena pertimbangan nafsu.
Beberapa catatan dalam bersahabat adalah :
1. Dekat dan pilih orang yang satu aqidah untuk dijadikan sahabat, yang jujur dan baik perangainya, yang banyak ilmunya, yang taat menjalankan dan memperjuangkan agama, yang berpegang pada Sunah Wal-Jamaah, yang Zuhud terhadap dunia.
2. Jauhi orang yang kafir, yang banyak berdusta dan berghibah, yang
jahil dan kurang akal,yang rakus dunia, yang penakut, yang fasik dan munafiq.
Sedangkan hak-hak dan kewajiban dalam bersahabat adalah
1. Menolong dengan harta apabila sahabat berada dalam kesulitan ekonomi,dengan tenaga untuk membantu meringankan pekerjaannya serta dengan nasehat dan pikiran untuk melepaskan beban kejiwaannya.
2. Memberi salam dan menjabat serta memeluknya saat bertemu dan berpisah
3. Memberikan pujian atau menyebutkan kebaikan yang dilakukan oleh
sahabat, sejauh diyakini tidak menimbulkan riya
4. Memanggil dengan panggilan yang baik
5. Tidak menceritakan aib, baik ketika dihadapannya atau di belakangya
6. Memaafkan kesalahannya
7. Mendoakan dalam berbagai kesempatan
8. Menunaikan semua hak sahabat dengan ikhlas
9. Tidak menyusahkan atau membebani sahabat.
::butuh waktu yang lama untuk membangun sebuah persahabatan, tetapi hanya butuh waktu singkat untuk menghancurkannya::
Renungkan :
**Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri
“Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita.”**